InspirasiKisah

Jangan Menyerah, Berjuanglah Sampai Hinaan Berubah Jadi Tepuk Tangan

Saat kita Jatuh kita jadi tahu mana yang teman dan mana yang sahabat.

Saat kita gagal, kita jadi tahu mana yang betul-betul peduli dan mana yang hanya singgah dalam senang.

Saat kita tidak punya apa-apa, kita jadi bijak mengenal mana yang tulus dan mana yang bulus.

Saat kamu sukses, kaya dan lagi diatas dalam proses Kehidupan, semua orang akan memuji, semua orang akan menyanjung, bahkan semua orang akan mengaku kalau dia ikut berperan dalam suksesmu.

Tapi.. Pada saat kamu jatuh, pujian itu akan berubah menjadi jinaan, sanjungan itu akan berubah menjadi cacian.

Semua orang tidak akan pernah menganggapmu ada!

Percayalah!
Saat gagal semuanya menjadi gelap. Kamu akan ditinggalkan dan kamu seperti ilalang kering di padang tandus.

Tapi saat gagal itulah Tuhan akan menunjukan siapa yang setia dan siapa yang tidak setia.

Saat-saat gagal itulah pilihan kita cuma ada dua;

Meratapi kegagalan dan membiarkan semuanya menjadi Kalah,

Atau kamu bangkit dan menjadikan kegagalan itu sebagai acuan untuk bangkit dan terus bangkit.

Menangislah sekeras mungkin. Berteriaklah selantang Mungkin. Tidak apa-apa, tidak ada manusia hebat di dunia ini yang tidak pernah menangis dan berteriak karena gagal.

Menangis dan berteriak saat gagal. Bukan karena kita lemah, kita hanya manusia biasa. Kita bukan malaikat. Tumpahkan semua kesedihanmu dalam setiap doa-doamu.

Berdoalah, jangan meminta supaya semua masalahmu jadi Ringan. Tapi berdoalah dan mintalah agar pundak kita Kuat untuk memikul semua masalah yang kita hadapi. Ketahuilah, Tuhan menciptakan masalah selalu beserta solusinya.

Tapi setelah itu, kamu harus bangkit. Kamu harus jauh lebih hebat dari pada sebelumnya.

Kegagalan adalah guru terbaik yang akan mengajarkan kita untuk bangkit kembali dan mengetahui hal mana yang perlu kita hindari dikemudian hari.

Ketahuilah!
Anak panah akan melesat Jauh ke depan jika sebelumnya ditarik jauh ke Belakang.

Sama! Kesuksesan yang luar biasa pasti di raih setelah mengalami kegagalan yang teramat dalam.

Kegagalan hanya akan di rasakan oleh orang-orang yang mau berjuang. Kegagalan tidak akan terjadi kepada orang-orang pemalas yang mengabdikan hidupnya hanya untuk menjadi benalu kehidupan.

Bangkitlah!!! Tapi ingat, saat kamu berjuang lagi. Berjuanglah bersama orang-orang yang mau sama-sama berjuang. Bukan dengan orang-orang yang hanya mau diperjuangkan.

Saatnya merubah hinaan menjadi pujian.
Saatnya merubah cacian menjadi tepuk tangan. Saatnya mengembalikan apa yang sudah hilang. Kamu, Kita Pasti Bisa.

Pada saat sukses itu Datang, datangi semua orang-orang yang menghinamu pada saat gagal. Datangi semua orang yang meninggalkanmu pada saat terpuruk.

katakan kepada mereka. Terima kasih kawan karena dulu telah menghinaku. Setelah itu, pergilah dan doakan mereka, karena sesungguhnya nikmat terbesar dalam hidup adalah ketika kita ikhlas mendoakan orang yang membenci dan menghina kita.

Saat kita Jatuh kita jadi tahu mana yang teman dan mana yang sahabat.

Saat kita gagal, kita jadi tahu mana yang betul-betul peduli dan mana yang hanya singgah dalam senang.

Saat kita tidak punya apa-apa, kita jadi bijak mengenal mana yang tulus dan mana yang bulus.

Saat kamu sukses, kaya dan lagi diatas dalam proses Kehidupan, semua orang akan memuji, semua orang akan menyanjung, bahkan semua orang akan mengaku kalau dia ikut berperan dalam suksesmu.

Tapi.. Pada saat kamu jatuh, pujian itu akan berubah menjadi jinaan, sanjungan itu akan berubah menjadi cacian.

Semua orang tidak akan pernah menganggapmu ada!

Percayalah!
Saat gagal semuanya menjadi gelap. Kamu akan ditinggalkan dan kamu seperti ilalang kering di padang tandus.

Tapi saat gagal itulah Tuhan akan menunjukan siapa yang setia dan siapa yang tidak setia.

Saat-saat gagal itulah pilihan kita cuma ada dua;

Meratapi kegagalan dan membiarkan semuanya menjadi Kalah,

Atau kamu bangkit dan menjadikan kegagalan itu sebagai acuan untuk bangkit dan terus bangkit.

Menangislah sekeras mungkin. Berteriaklah selantang Mungkin. Tidak apa-apa, tidak ada manusia hebat di dunia ini yang tidak pernah menangis dan berteriak karena gagal.

Menangis dan berteriak saat gagal. Bukan karena kita lemah, kita hanya manusia biasa. Kita bukan malaikat. Tumpahkan semua kesedihanmu dalam setiap doa-doamu.

Berdoalah, jangan meminta supaya semua masalahmu jadi Ringan. Tapi berdoalah dan mintalah agar pundak kita Kuat untuk memikul semua masalah yang kita hadapi. Ketahuilah, Tuhan menciptakan masalah selalu beserta solusinya.

Tapi setelah itu, kamu harus bangkit. Kamu harus jauh lebih hebat dari pada sebelumnya.

Kegagalan adalah guru terbaik yang akan mengajarkan kita untuk bangkit kembali dan mengetahui hal mana yang perlu kita hindari dikemudian hari.

Ketahuilah!
Anak panah akan melesat Jauh ke depan jika sebelumnya ditarik jauh ke Belakang.

Sama! Kesuksesan yang luar biasa pasti di raih setelah mengalami kegagalan yang teramat dalam.

Kegagalan hanya akan di rasakan oleh orang-orang yang mau berjuang. Kegagalan tidak akan terjadi kepada orang-orang pemalas yang mengabdikan hidupnya hanya untuk menjadi benalu kehidupan.

Bangkitlah!!! Tapi ingat, saat kamu berjuang lagi. Berjuanglah bersama orang-orang yang mau sama-sama berjuang. Bukan dengan orang-orang yang hanya mau diperjuangkan.

Saatnya merubah hinaan menjadi pujian.
Saatnya merubah cacian menjadi tepuk tangan. Saatnya mengembalikan apa yang sudah hilang. Kamu, Kita Pasti Bisa.

Pada saat sukses itu Datang, datangi semua orang-orang yang menghinamu pada saat gagal. Datangi semua orang yang meninggalkanmu pada saat terpuruk.

katakan kepada mereka. Terima kasih kawan karena dulu telah menghinaku. Setelah itu, pergilah dan doakan mereka, karena sesungguhnya nikmat terbesar dalam hidup adalah ketika kita ikhlas mendoakan orang yang membenci dan menghina kita.

Source
indonesiaterpercaya.net
Baca Selengkapnya...
Back to top button
Close
Close