Inspirasi

Hidup Ini Seperti Bermain Catur, Setiap Melangkah Harus Berpikir Dan Menggunakan Strategi Untuk Mencapai Tujuan

Catur adalah sebuah papan permainan kecerdasan. Untuk bergerak, kita tidak bisa sembarangan sebab setiap buah catur memiliki gaya bergeraknya sendiri-sendiri.

Seperti budak Raja yang dapat bergerak satu langkah ke semua arah, bidak Benteng yang bisa berjalan secara horizontal atau vertikal tapi tidak boleh melompati bidak lain, Gajah yang bisa bergerak sepanjang petak tapi hanya lurus saja, bidak Ratu yang bisa berjalan dengan cara jalan Benteng dan Gajah, bidak Kuda yang cara jalannya seperti huruf L dan pion yang hanya bisa jalan satu langkah lurus ke depan.

Selain bidak catur, adapula papan dan warna yang mereka miliki.

Papan catur terdiri atas 64 kotak dengan selang-seling warna hitam dan putih. Begitu juga warna dari bidak-bidak mereka.

Bila dilihat secara sekilas, catur adalah catur. Seperti itu lah pengertiannya. Namun jika kita coba selami, permainan catur bisa menjadi renungan kita mengenai kehidupan.

Filosofi Permainan Catur dengan Kehidupan Manusia

Ada beberapa nilai positif yang bisa kita petik dari permainan ini. Bukan cuma soal keceradasan tapi makna apa saja yang ada pada bagian-bagiannya

1. Pion

Saat pertanding catur, tercipta 2 baris bidak. Pada baris pertama ada pion yang berjejer sebanyak 8 buah. Sementara di belakang mereka ada Raja, Ratu, Benteng, Gajah dan Kuda.

Cara jalan pion adalah terus maju satu demi satu langkah. Tidak boleh belok dan cara makannya adalah menyilang. Pion sangat tidak punya kuasa, ia kecil, dan lemah. Dan yang bisa kita petik dari sebuah pion ini adalah meskipun serba kekurangan, mereka tidak pernah berjalan mundur. Artinya apa? Mereka pantang menyerah.

Lihatlah apa yang akan terjadi ketika pion terus maju tanpa rasa takut, di ujung jalan sana, pion bisa saja mengubah dirinya menjadi bidak catur yang lebih berguna, berkuasa. Seperti berubah menjadi benteng, gajah, atau bahkan ratu.

2. Skak!

Tujuan utama bermain catur adalah mematikan gerak sang Raja. Bagaimanapun caranya, jika ingin menang maka Anda harus melumpuhkan Raja.

Tujuannya adalah itu. Selalu itu dan tidak pernah berubah.

Namun sayangnya untuk melakukan skak ke lawan, itu adalah hal yang sulit. Meskipun sulit, jangan pernah mengubah tujuan kalian. Tapi ubahlah langkah-langkah bidak catur tersebut.

Mereka yang bertujuan menang, akan selalu memegang tujuannya dari awal. Jika tujuannya gagal, yang mereka ubah adalah cara jalannya, bukan tujuannya.

Begitu juga dengan hidup, banyak orang menyerah, merasa tujuannya tak bisa digapai. Maka mereka mengubah tujuan tersebut, padahal yang sebenarnya diubah bukanlah tujuan, melainkan langkah atau strategi Anda.

3. Langkah Catur

Ketika kita akan melangkahkan bidak-bidak catur kita, tentulah kita berpikir dulu. Sebelum melangkah, pencatur akan memperhitungkan apa saja yang akan terjadi. Apakah langkahnya bisa membuat ia dimangsa? Membuka jalan untuk sasaran yang empuk? Ataukah langkahnya dapat memangsa santapannya?

Maklum bila bermain catur terasa lama. Karena masing-masing dari mereka berpikir. Tidak langsung ambil bidak lalu diletakkan sesuka hati.

Hal ini selaras dengan kehidupan. Ketika kita akan memutuskan sesuatu, lebih baik kita pikirkan dulu apa dampaknya untuk hidup Anda. Apakah langkah itu berbahaya, aman, ataukah langkahnya tersebut menguntungkan.

Dengan begini, catur mengajarkan kita mengenai perencanaan hidup yang betul-betul penuh kehati-hatian.

4. Hitam dan Putih

Papan catur dihuni oleh warna hitam dan putih. Hitam dikatakan sebagai hal jahat, sementara putih adalah hal baik.

Hal ini sesuai dengan kehidupan kita, jika ada hal baik, maka ada hal buruk.

Tiap-tiap peperangan juga tejadi oleh regu baik dan regu jahat. Warna hitam dan putih mengingatkan kita pada kehidupan bahwa di samping orang-orang baik hidup di dunia, ada juga komplotan orang jahat yang harus kita waspadai.

5. Raja bisa Mati di Tangan Siapa Saja

Ending dari permainan catur adalah Raja mati terbunuh oleh bidak lawan. Apapun bidaknya, yang pasti Raja bisa terbunuh oleh bahkan dengan pion sekalipun.

Hal ini mengajarkan kita mengenai suatu hal, bahwa kita kapan saja bisa jatuh bahkan oleh hal sepele sekalipun. Jangan bangga dengan tahta, karena kita bisa kehilangan itu kapan saja. Maka dari itu, berpikirlah sebelum melangkah.

6. Cara Jalan

Benteng bisa jalan miring, gajah bisa jalan lurus, ratu bisa mengikuti cara jalan Benteng dan Gajah, tapi, Ratu tidak bisa mengikuti cara jalan Kuda.

Intinya, tiap-tiap dari kalian pasti memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Jikapun ada yang memang memiliki kelebihan di luar kapasitas, layaknya Ratu yang bisa berjalan dengan 2 cara jalan sekaligus … ingatlah dia tetap punya kelemahan.

7. Menang dan Kalah

Jika Anda berhasil memenangkan pertandingan, berarti Anda berhasil dengan strategi serta kecermatan Anda. Pertahankan itu.

Sementara jika Anda kalah, berarti Anda kurang cermat dan strategi Anda masih kurang. Untuk itu, kita perlu belajar dan perbanyak pengalaman.

Kehidupan ini seperti catur, butuh strategi, kesabaran, dan semangat pantang menyerah.

Setiap Melangkah Harus Berpikir dan Menggunakan Strategi untuk Mencapai Tujuan

Kita bisa belajar dari pion, hidup tidak boleh pantang menyerah meskipun kita sangat kecil di dunia ini ataupun tidak berharga. Kita juga diajari oleh kematian Raja, bahwa tujuan tidak boleh diubah (selagi itu baik), melainkan langkah atau strategi yang harus diubah.

Setiap langkah juga harus dipikirkan betul-betul. Berpikir sebelum melangkah, susun perencanaan yang matang sebelum melakukan sesuatu. Tapi jangan terlalu lama berpikir, karena hidup kita memiliki batas waktu.

Hidup ini juga adalah sebuah pilihan, ada tim baik dan tim jahat. Semuanya tergantung Anda, menjadi orang baik ataukah menjadi orang jahat? Jangan pula takut dengan orang yang punya kekuasaan, sebab kalian ada di medan perang yang sama dan kalian adalah sama-sama bidak! Yang berbeda hanyalah hierarki Anda di mata masyarakat.

Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, jalani hidup Anda. Jangan pedulikan kelebihan orang lain, pedulikan bahwa Anda punya prestasi di dalam bidang tertentu.

Sampai akhirnya kita bertemu dengan akhir. Jika Anda gagal, berarti Anda harus berusaha lagi. Tapi kalau menang, Anda harus lebih berhati-hati dengan langkah Anda nantinya.

Karena akan ada banyak orang yang bangkit dan melengserkan Anda dari pencapaian yang sudah mati-matian Anda raih.

Baca Selengkapnya...

Related Articles

Back to top button